Dukung Ketahanan Pangan, Sri Mukartini Panen Jagung Hasil OPAL

Bogor (08/10/2019),Seperti yang telah diketahui sebelumnya, Kementerian Pertanian telah meluncurkan Program Obor Pangan Lestari atau yang disingkat OPAL dalam rangka memberikan contoh kepada masyarakat dalam hal pemanfaatan lahan pekarangan, sebagai sumber pangan dan gizi keluarga yang bertujuan untuk mempromosikan penganekaragaman konsumsi pangan dalam rangka pemenuhan gizi masyarakat. Balai Besar Pengujian Mutu & sertifikasi Obat Hewan (BBPMSOH) sebagai Unit Pelayanan Teknis dibawah Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan hewan turut andil dalam upaya mendukung program OPAL ini.

OPAL dilaksanakan mulai dari pemanfaatan lahan di sekitar area perkantoran Unit Kerja Eselon I lingkup Kementerian Pertanian, Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup Kementerian Pertanian dan Dinas Provinsi dan Kabupaten/ Kota yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pertanian dan/atau pangan dengan membudidayakan berbagai jenis tanaman pangan, hortikultura dan ternak unggas sebagai sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. Selanjutnya OPAL akan terus dikembangkan menjadi gerakan nasional dalam pemanfaatan lahan pekarangan oleh masyarakat luas sebagai sumber pangan dan gizi keluarga.

Pada tanggal 14 Juni 2019 BBPMSOH telah mencanangkan pelaksanaan program OPAL dengan memanfaatkan area yang berada disekitar kantor BBPMSOH seluas kurang lebih 429/M2, yang terbagi dalam beberapa lokasi dan ditanami beberapa tanaman seperti Sawi, Tomat, Cabe Rawit, Terong dan Jagung Manis. Pelaksanaan program OPAL ini dikerjakan oleh para pegawai BBPMSOH dengan sebelumnya melakukan pengukuran lahan, penggemburan tanah dan proses penanaman hingga masa panen. Diketahui dari data yang didapat lahan yang ditanami terdiri dari :

  1. Area tanaman Terong seluas 13 X 9 M belum dipanen
  2. Area tanaman Cabai seluas 28 X 6 M belum dipanen
  3. Area tanaman Tomat seluas 8 X 12 M belum dipanen
  4. Area tanaman Jagung seluas 27 X 3 M sudah dipanen dan dikonsumsi pegawai
  5. Area tanaman Pokcai seluas 6 X 12 M sudah dipanen dan dipasarkan ke pegawai.

Pada kesempatan panen hari ini tanggal 8 Oktober 2019, drh. Sri Mukartini, M.App, Sc bersama para pegawai melakukan panen tanaman jagung manis. Selaku Kepala BBPMSOH beliau sangat senang sekali dengan adanya masa panen dari tanaman hasil program OPAL yang telah beliau canangkan sebelumnya. Hal ini menjadi salah satu indikator keberhasilan baik secara output maupun secara outcome, dimana BBPMSOH telah melaksanakan program OPAL dan telah memeberikan contoh dalam mewujudkan percontohan pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan dan gizi bagi masyarakat.*(why)