Workshop Penyusunan Farmakope Obat Hewan Indonesia (FOHI) Sediaan Biologik Jilid I Edisi 5 Tahun 2018

Pada tanggal 17-19 Oktober2018, Balai Besar Pengujian Mutu dan Sertifikasi Obat Hewan (BBPMSOH) mengadakan kegiatan workshop penyusunan FOHI sediaan Biologik Jilid I Edisi 5 Tahun 2018, yang bertujuan untuk menyediakan metoda pengujian mutu obat hewan yang valid dan diakui, dalam hal ini pengujian mutu vaksin virus dan bakteri. FOHI ini dapat digunakan terutama oleh produsen/perusahaan obat hewan, peneliti, penguji, mahasiswa, maupun pihak lain yang terkait dengan pengujian mutu obat hewan.

Acara ini diselenggarakan di gedung Graha Widya Bakti, komplek perkantoran Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek), Tangerang Selatan. Narasumber yang terlibat dalam penyusunan FOHI Sediaan Biologik berasal dari perguruan tinggi, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH), dan praktisi kesehatan hewan, mereka adalah:

1. Prof. Dr. drh. Agnesia Endang Tri Hastuti Wahyuni, Dosen Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gajah Mada (UGM)
2. Dr. drh. Agustin Indrawati, M.Biomed, Dosen Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor (IPB)
3. drh. Surachmi Setiyaningsih, Ph.D., Dosen Fakultas Kedokteran Hewan, IPB
4. drh. Ida Lestari Soedijar, M.Sc, Medik Veteriner Utama, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan
5. drh. Nining Hartaningsih, MVSc, Ph.D.

  

Selain itu BBPMSOH juga mengundang Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Ditjen PKH lain yang diwakili oleh Pusat Veteriner Farm (Pusvetma), Balai Besar Veteriner Denpasar, serta Subdirektorat Pengawasan Obat Hewan. Workshop FOHI dibuka oleh Kepala BBPMSOH drh. Sri Mukartini, M.App.Sc.

Dalam sambutannya beliau menyampaikan pentingnya FOHI sebagai sumber rujukan pengujian vaksin dan bakteri untuk dapat perbaharui sesuai perkembangan terkini. Diharapkan dengan adanya workshop penyusunan FOHI Biologik ini dapat membantu pemerintah dalam menjamin mutu obat hewan yang beredar di Indonesia, khususnya mutu produk vaksin virus dan bakteri.