Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
1
Chatbot
Selamat datang, silahkan tanyakan sesuatu
Logo

Palembang Pacu Langkah Menuju Kota Bebas Rabies

09/08/2025 17:11:00 Admin Satker 25
Kementerian Pertanian (Kementan) memberi dukungan penuh bagi Palembang untuk meraih status kota bebas rabies. Dukungan ini dinilai penting mengingat posisi strategis Palembang dan tingginya mobilitas hewan, yang meningkatkan risiko masuknya virus rabies.
“Deteksi dini adalah kunci utama pengendalian rabies. Kami siap memperkuat sistem pemantauan dan memberikan dukungan teknis di lapangan agar potensi masuknya hewan pembawa rabies bisa ditekan sejak awal,” ujar Kepala Balai Veteriner Lampung, Suryantana, saat melakukan pendampingan di Palembang, Selasa (5/8/2025).
Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Palembang, Ricky Fermandi, menilai keterlibatan Kementan, khususnya Balai Veteriner Lampung, sebagai faktor penting memperkuat kebijakan daerah.
“Penyusunan analisis risiko menjadi fondasi penting dalam menyusun langkah teknis dan kebijakan untuk mewujudkan Palembang sebagai kota bebas rabies,” tegas Ricky.
Pendekatan ilmiah pun diutamakan. “Kami menggunakan prinsip analisis risiko untuk memetakan jalur penyebaran potensial dan menetapkan intervensi prioritas. Ini akan memudahkan daerah dalam membuat kebijakan yang tepat,” jelas epidemiolog Balai Veteriner Lampung, Tri Guntoro.
Hasil analisis risiko ini akan menjadi pijakan untuk memperketat pengawasan lalu lintas hewan, memperluas cakupan vaksinasi, serta meningkatkan edukasi masyarakat. Kolaborasi lintas sektor—pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat—menjadi kunci keberhasilan.
Dengan sinergi yang terbangun, Kota Palembang optimistis segera menyandang predikat bebas rabies. Lebih dari itu, upaya ini diharapkan menjadi contoh nyata kolaborasi dalam mencegah penyakit hewan menular (zoonosis) di Indonesia secara berkelanjutan.