Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
1
Chatbot
Selamat datang, silahkan tanyakan sesuatu
Logo

Rekor Sektor Pertanian 2025, Menatap Optimis 2026

02/01/2026 08:19:00 Admin Satker 14

Tahun 2025 menjadi tahun emas bagi sektor pertanian Indonesia dengan berbagai rekor baru yang mendukung ketahanan pangan, kesejahteraan petani, dan pertumbuhan ekonomi. Capaian ini memperkuat fondasi menuju 2026 yang lebih optimis!

1. Produksi Beras Nasional Cetak Rekor 34,77 Juta Ton

2025, produksi beras nasional mencapai 34,77 juta ton (data BPS Januari–Desember 2025), naik 4,14 juta ton atau 13,54% dari 2024. Angka ini tertinggi dalam sejarah, melampaui prediksi USDA dan FAO, serta memperkuat swasembada pangan.

2. Pertumbuhan Sektor Pertanian Tertinggi dalam Sejarah

Sektor pertanian mencatat pertumbuhan luar biasa: triwulan I 10,52% dan triwulan II 13,53% (data BPS), tertinggi sepanjang pencatatan. Sektor ini menjadi lokomotif utama ekonomi rakyat.

3. Kontribusi terhadap PDB Capai 14,35%

Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menyumbang hingga 14,35% terhadap PDB nasional pada triwulan III 2025 (data BPS), peran strategis terbesar kedua setelah industri pengolahan.

4. Stok Beras Pemerintah Tertinggi dalam Sejarah

Cadangan beras pemerintah (CBP) mencapai puncak 4 juta ton pada Mei 2025 dan 3,39 juta ton di akhir tahun (data Bulog/BPS) — tertinggi sepanjang sejarah Bulog berdiri sejak 57 tahun lalu tanpa impor beras.

5. NTP Tertinggi 2025: 124,36

Nilai Tukar Petani (NTP) mencapai 124,36 pada September 2025 (data BPS), naik 0,63% dari Agustus, tertinggi sepanjang tahun, menandakan daya beli petani meningkat signifikan.

6. Harga Beras Menjadi Penyumbang Deflasi Selama Beberapa Bulan

Beras menjadi penyumbang deflasi di berbagai bulan 2025, termasuk September deflasi 0,13%, Oktober 0,27%, dan November 0,59% (data BPS), menunjukkan harga stabil dan inflasi terkendali.

7. Harga Pupuk Subsidi Turun 20%

Harga pupuk subsidi diturunkan 20% mulai Oktober 2025 (Keputusan Menteri Pertanian Nomor 1117/Kpts./SR.310/M/10/2025), menurunkan biaya usaha tani, meningkatkan margin petani, dan menjaga produksi.

8. Deregulasi Ekstrim — 145 Aturan Pupuk Dipangkas

Pemerintah memangkas 145 aturan pupuk melalui Perpres Nomor 6 Tahun 2025 dan Permentan Nomor 15 Tahun 2025, memperlancar distribusi, memudahkan akses petani, dan merampingkan birokrasi.

9. Jaminan Harga Gabah Rp 6.500/kg

Kebijakan HPP menjamin harga gabah kering panen Rp 6.500/kg mulai 15 Januari 2025 (Perpres terkait), memberikan kepastian harga layak bagi petani saat panen raya.

10. Nilai Ekspor Pertanian Naik 38,25%

Ekspor sektor pertanian melonjak 38,25% pada Januari–Agustus 2025 (data BPS), memperkuat neraca perdagangan nasional.

11. Produksi Jagung Nasional Rekor 16,55 Juta Ton

Produksi jagung pipilan kering (kadar air 14%) mencapai 16,55 juta ton (+9,34% atau +1,41 juta ton dari 2024, data BPS Januari–Desember 2025), mendukung swasembada pakan ternak dan industri.

12. Surplus Beras Signifikan Tanpa Impor

Indonesia mencatat surplus beras 3,33 juta ton pada semester I 2025 (data BPS), dengan proyeksi keseluruhan tahun mencapai sekitar 4,77 juta ton berdasarkan produksi 34,77 juta ton dan konsumsi sekitar 30 juta ton, tanpa impor beras konsumsi (data BPS/Bulog), tonggak kedaulatan pangan sejati.

Pertanian kuat, bangsa maju! SELAMAT TAHUN BARU 2026