Pembukaan Bimbingan Teknis Pengujian Mutu Obat Hewan Batch 2

Balai Besar Pengujian Mutu dan Sertifikasi Obat Hewan (BBPMSOH) dan Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) bekerjasama menggelar Bimbingan Teknis Pengujian Mutu Obat Hewan Batch 2 Tahun 2025. Bimtek dilaksanakan selama 3 hari di BBPMSOH yang dibuka pada hari Selasa tanggal 18 Februari 2025.
Pelaksanaan Bimtek diikuti oleh 21 peserta yang berasal dari perusahaan obat hewan yang bernaung dalam ASOHI. Acara pembukaan Bimtek, dihadiri oleh Kepala BBPMSOH dan Ketua ASOHI dan seluruh peserta di Ruang Seminar BBPMSOH. Dalam arahan dan sambutannya Kepala BBPMSOH Hasan Abdullah Sanyata menyampaikan bahwa produk obat hewan yang berkualitas yang terjamin mutu dan keamananya akan banyak diserap oleh pasar.
Obat hewan yang berkualitas akan mampu meningkatkan kualitas produk asal hewan yang juga akan menjadi prioritas dalam mendukung program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG). Di tahiun sebelumnya meskipun ditengah efisiensi anggaran, permohonan pengujian obat hewan terus meningkat dari target yang ditentukan sebelumnya.
Sejalan dengan itu Ketua ASOHI Irawati Fari menyebutkan bahwa kegiatan bimtek ini sebagai bentuk kerjasama antara ASOHI dengan BBPMSOH sekaligus sebagai pembinaan bagi perusahaan anggota ASOHI. Menurut Fari setiap tahun jumlah perusahaan obat hewan terus bertambah yang sebelumnya berjumlah 116 perusahaan sekarang sudah ada 119 perusahaan. Bimtek dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan bagi para peserta yang sebagian besar berasal dari para QA dan Penaggung jawab Teknis Obat Hewan (PJTOH) di perusahaan masing masing.
“ Indonesia sebagai negara muslim yang besar mempunyai tantangan dan prospek yang sangat tinggi bagi para produsen obat hewan untuk dapat memproduksi obat hewan yang berkualitas baik di dalam negeri maupun di luar negeri “ ujar Fari. Dari pelaksanaan Bimtek selama 3 hari kedepan diharapkan para peserta mendapatkan ilmu dan wawasan serta keterampilan yang sangat penting bagi kemajuan peningkatan produksi obat hewan yang berkualitas.